Thursday, January 14, 2016

hikmah ke 11 dari kitab alhikam alathaiya

“Pendamlah
dirimu di tanah persembunyian, karena sesuatu yang tumbuh tanpa
ditanam maka buahnya tidak sempurna ”.


Sebagai pemula dalam menekuni suatu bidang,
hendaklah dimulai dengan melakukan pendalaman terlebih dahulu, tidak
tergesa dan berambisi untuk masyhur dan populer, karena ia
sebuah penyakit moral sosial. demikian halnya dalam ibadah kepada
Allah, hendaklah melakukannya dengan ikhlas. untuk memperoleh sifat
ikhlas, ia harus menanamkan sifat itu dalam dirinya melalui proses
tarbiyah. Dalam perjalanan tarbiyah, seorang insan tarbiyah (murid)
sejak awal harus melakukan latihan. Salah satu langkah tarbiyah
adalah seperti kandungan dalam hikmah ini.


Tidak ada sesuatu yang lebih berbahaya bagi
insan tarbiyah dari pada cinta populeritas, karena hal itu merupakan
penyakit nafsu yang harus diperangi. Maka kuburlah dirimu seperti
mengubur mayat dalam tanah dan tidak berinteraksi dengan motif-motif
populeritas, karena cara penyembunyian ini dapat membantu menanamkan
sifat ikhlas. Dan pada hakikatnya cinta populeritas, justru menjadi
sebuah hambatan populeritas itu sendiri.


Cinta populeritas adalah lawan dari sifat
Ikhlas dan tawadlu. Apabila seseorang masuk dalam tarbiyah ruhiyah
setelah menjadi seorang yang populer, ia akan mengalami kesulitan dan
kontradiksi dengan ubudiyah yang menuntut kemurnian ikhlas dan
tawadlu. Ibrahim bin Adham ra. berkata: Allah tidak membenarkan
seorang yang cinta populeritas. dan Imam Sahal ra ketika ditanya:
Apakah sesuati yang paling berat bagi nafsu, beliau menjawab: Ihklas,
karena ia sebuah kemurnian yang tidak mengingini sesuatu.


Seorang berkata kepada Bisyr bin
al-Harits: nasehatilah aku, ia berkata: Simpanlah nama baikmu,
perbaiki makananmu. Dalam kesempatan lain beliau berkata: Seorang
yang senang dikenal dan puji orang tidak akan merasakan manisnya
aktifitas ukhrawi.


Umpama sebuah pohon, jika akarnya tidak
dalam terpendam ke tanah, maka buahnya kurang sempurna. Demikian,
Ibadah kepada Allah, tidak akan membuahkan apa-apa tanpa adanya
ke-Ikhlasan, maka pendamlah dirimu dalam tanah persembunyian (khumul)
untuk mencapai keikhlasan.

0 comments:

Post a Comment