puisi indah terbaru 2016
terpaku
berdetak jantung waktu
mengetuk relung qalbu
tergores dalam jiwa
menetes air mata
menggetarkan raga
sadarkan asa
seakan tak percaya
seakan tak berdaya
oleh satu kata bermakna
tertuju pada raga raga yg hina
tatapan kebencian buatku terpana
dekapkan ketakutan dalam hidupku yg fana
menghancurkan meleburkan meneburkan kaku
saat hati bercampur debu
namunku tetap ada
walau singa tak lagi memangsa
0 comments:
Post a Comment